Analisa, Inspirasi – Pondok Pesantren Banyuanyar kembali mencatatkan capaian membanggakan di kancah internasional. Salah satu santrinya, Ach. Farhan, ditetapkan sebagai perwakilan Indonesia dalam ajang 11th International Qur’an Memorization and Recitation Competition of Türkiye yang akan berlangsung pada 22–30 April 2026 di Diyarbakir, Turki.

Penunjukan tersebut tertuang dalam surat resmi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Jawa Timur.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam surat itu disebutkan bahwa keikutsertaan Farhan merupakan amanah untuk membawa nama Indonesia di tingkat dunia.

Keterpilihan Farhan tidak lepas dari rekam jejak prestasinya di bidang tahfiz Al-Qur’an.

Sebelumnya, ia meraih Juara II Musabaqah Hifzhil Qur’an golongan 30 juz pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional ke-XXVIII tahun 2025. Capaian tersebut menjadi salah satu dasar penetapannya sebagai delegasi resmi Indonesia.

Berdasarkan keterangan dalam surat LPTQ Jawa Timur, Farhan dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada Minggu, (19/4)

Selanjutnya, ia akan diterima oleh Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama RI pada 20 April 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Turki pada malam harinya bersama delegasi Indonesia lainnya.

Sebelum penugasan ini, Farhan juga telah mencatatkan prestasi di tingkat internasional. Ia pernah mewakili Indonesia dalam King Abdulaziz International Quran Competition di Arab Saudi. Pada ajang yang diselenggarakan di Masjidil Haram, Makkah tersebut, ia berhasil meraih Juara III.

Sebagai informasi, 11th International Qur’an Memorization and Recitation Competition of Türkiye merupakan kompetisi internasional yang diikuti peserta dari berbagai negara.

Mengutip laman resminya, ajang ini bertujuan mempromosikan penghafalan serta pembacaan Al-Qur’an dengan keindahan dan ketepatan tajwid.