Jakarta – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, menanggapi santai viralnya percakapan antara Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Ketua DPR Puan Maharani dalam sidang paripurna DPR.
Potongan video yang ramai beredar di media sosial X itu memuat ucapan Dasco yang diduga mengatakan, “Asal jangan teriak hidup Jokowi,” kepada Puan Maharani. Alih-alih tersinggung, Jokowi justru merespons dengan gurauan.
“Ya, kalau ada pilihan hidup sehat atau hidup Jokowi, sekarang ini saya pilih hidup sehat,” kata Jokowi sambil tersenyum saat ditemui awak media di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo.
Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya menganggap peristiwa tersebut sebagai hal biasa dan tidak perlu dipermasalahkan.
Viral di Media Sosial
Video percakapan Dasco dan Puan menjadi perhatian publik setelah potongan tayangan sidang dari TVR Parlemen.
Dalam video tersebut, Presiden Prabowo Subianto terlihat baru kembali ke kursinya usai menyampaikan pidato dalam Sidang Paripurna DPR terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027.
Saat suasana sidang mulai mencair, Dasco tampak menoleh ke arah Puan Maharani dan melontarkan komentar dengan suara lirih.
“Asal jangan teriak hidup Jokowi,” ujar Dasco dalam video yang kemudian viral di media sosial.
Ucapan tersebut langsung disambut tawa oleh Puan Maharani yang duduk di sampingnya.
Kronologi Sidang DPR
Peristiwa itu terjadi dalam Sidang Paripurna DPR pada Rabu (20/5/2026). Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pidato selama kurang lebih dua jam mengenai arah kebijakan ekonomi makro dan pokok kebijakan fiskal pemerintah untuk RAPBN 2027.
Pidato ditutup dengan ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional sebelum Prabowo menyalami jajaran pimpinan DPR dan kembali ke tempat duduknya.
Momen itulah yang kemudian menjadi sorotan publik setelah percakapan Dasco dan Puan tertangkap mikrofon dan tersebar luas di media sosial.
Seruan “Hidup Jokowi” Pernah Menggema di Acara Gerindra
Kalimat “hidup Jokowi” sebelumnya juga sempat ramai dalam acara HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul pada 15 Februari 2025.
Saat itu, Prabowo memimpin kader Gerindra meneriakkan “Hidup Jokowi” sebagai bentuk apresiasi kepada mantan presiden tersebut atas proses transisi pemerintahan yang dinilai berjalan lancar.





