Analisa, Lifestyle – Survei lokal dan penelitian global menunjukkan perubahan pola konsumsi alkohol di kalangan Generasi Z. Temuan awal menunjukkan konsumsi alkohol turun, sedangkan preferensi terhadap gaya hidup sehat atau pilihan minuman non-alkohol meningkat di kelompok usia ini.

Menurut survei lokal, konsumsi alkohol di berbagai wilayah menurun dari 2023 hingga 2025, disertai munculnya tren “sober curious” di kalangan generasi muda. Tren itu menggambarkan generasi yang mempertimbangkan gaya hidup sadar terhadap alkohol dan cenderung memilih aktivitas seperti olahraga atau kopi pagi dibanding budaya mabuk-mabukan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pada ranah nasional, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi alkohol per kapita penduduk Indonesia usia 15 tahun ke atas menurun dari 0,36 liter menjadi 0,33 liter dalam setahun terakhir, menunjukkan tren penurunan konsumsi nasional.

Data lain menguatkan fenomena ini. Analisis oleh NCSolutions menunjukkan bahwa persentase Gen Z yang berencana mengurangi konsumsi alkohol pada 2024 meningkat 53% dibanding tahun sebelumnya, dengan 61% responden mengatakan akan mengurangi minum alkohol. Sober curious didefinisikan sebagai konsumen yang tertarik mencoba minuman baru non-alkohol yang selaras dengan gaya hidup tersebut.

Survei global juga mencatat Gen Z secara keseluruhan cenderung mengonsumsi sekitar 20% lebih sedikit alkohol dibanding generasi millennial. Sekitar setengah dari Gen Z yang telah mencapai usia minum legal di beberapa negara bahkan tidak pernah minum alkohol sama sekali, serta preferensi mereka terhadap minuman non-alkohol turut mendukung pertumbuhan pasar tersebut.

Fenomena yang sama juga teramati di beberapa daerah di Indonesia. Misalnya, riset lokal di Padang menunjukkan sekitar 60% Gen Z jarang atau tidak mengonsumsi alkohol, dan generasi ini memilih gaya hidup sadar yang mendorong preferensi terhadap kopi dan aktivitas sehat.

Perubahan preferensi ini terjadi di tengah pergeseran budaya konsumsi minuman secara global. Survei dan laporan internasional menunjukkan generasi muda makin memilih pilihan hidup yang menekankan kesejahteraan mental dan fisik, sehingga konsumsi alkohol menjadi kurang dominan daripada dekade sebelumnya.