BANJARMASIN – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan telah berhasil mengidentifikasi 63 jenazah korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Dari jumlah tersebut, korban asal Jawa Timur menjadi yang terbanyak, yakni mencapai 28 orang.

Kabid Dokkes Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol dr Much Sofwan mengatakan, sebanyak 80 jenazah telah diterima di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Sebanyak 63 jenazah di antaranya telah diketahui identitasnya, sedangkan 17 jenazah lainnya masih menjalani proses identifikasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Dari Jatim total ada 28 orang teridentifikasi,” kata Much Sofwan di Banjarmasin, Minggu (4/10/2026).

Data tersebut menunjukkan Jawa Timur menjadi daerah dengan jumlah korban teridentifikasi terbanyak dalam tragedi KM Virgo Transport 8.

Di bawah Jawa Timur, korban asal Jawa Tengah tercatat sebanyak 16 orang. Kemudian Kalimantan Selatan sebanyak delapan orang dan Jawa Barat enam orang.

Tim DVI masih bekerja untuk mengungkap identitas 17 jenazah yang belum teridentifikasi.

Proses tersebut dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem yang diperoleh dari keluarga dengan data post mortem dari jenazah yang ditemukan dan dievakuasi.

Sebagian kondisi jenazah membuat proses identifikasi membutuhkan ketelitian dan waktu. Bahkan, sampel DNA untuk sejumlah korban dikirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tim DVI meminta keluarga korban untuk bersabar selama proses pencocokan data berlangsung.

“Kita kerja tanpa libur, bahkan Sabtu dan Minggu tetap kerja. Apalagi ketika jenazah diterima, langsung kami lakukan pemeriksaan dan pencocokan data ante mortem dari keluarga,” ujar Sofwan.

Sebelumnya, pada Jumat (2/10/2026), Tim DVI mengumumkan identitas 12 korban KM Virgo Transport 8.

Beberapa di antaranya merupakan warga Jawa Timur, yakni Yudis Tri Kurniawan asal Sidoarjo, Tigi Dadang Prayugi asal Surabaya, Jarot Setiawan asal Blitar, Sulisman asal Malang, serta M Taufiq yang juga berasal dari Malang.

Selain itu terdapat korban dari Jawa Tengah, Lampung, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Tambahan 12 identitas tersebut membuat total jenazah yang telah teridentifikasi mencapai 63 dari 80 jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Proses identifikasi dilakukan seiring operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 yang masih berlangsung.

Berdasarkan data yang disampaikan Jasa Raharja, dari 243 orang yang tercatat berada dalam kapal, sebanyak 188 orang telah dievakuasi hingga Sabtu (3/10). Rinciannya, 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia.

Dari 80 korban meninggal tersebut, 63 telah teridentifikasi dan 17 lainnya masih dalam proses identifikasi.

Bagi keluarga korban, proses identifikasi menjadi bagian penting untuk memastikan kepastian nasib anggota keluarga sekaligus memungkinkan proses pemulangan dan pemakaman dilakukan.

Jasa Raharja juga terus melakukan pendataan dan verifikasi bersama Tim SAR, DVI, kepolisian, rumah sakit, serta pemerintah daerah untuk memastikan hak-hak keluarga korban dapat segera dipenuhi.

Tragedi KM Virgo Transport 8 masih menyisakan duka bagi keluarga korban. Di tengah proses pencarian yang belum sepenuhnya selesai, 17 jenazah yang belum teridentifikasi menjadi pekerjaan besar bagi tim DVI untuk memberikan kepastian kepada keluarga yang masih menunggu.