Analisa, Bola – Kemenangan tidak cukup membawa Barcelona melangkah lebih jauh di ajang Liga Champions UEFA.
Meski menundukkan Atletico Madrid dengan skor 2-1, tim asal Catalan itu harus angkat koper setelah kalah agregat 3-2 dalam dua leg pertandingan.
Laga yang berlangsung di Stadion Metropolitano, Selasa (14/4) atau Rabu (15/4) dini hari WIB, sempat memberi harapan bagi Blaugrana. Namun keunggulan tersebut belum mampu menutup defisit agregat dari pertemuan sebelumnya.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengaku kecewa atas hasil tersebut, meski tetap mengapresiasi penampilan timnya sepanjang pertandingan.
“Saya bangga dengan tim dan bagaimana kami bermain. Selama dua leg, saya pikir kami pantas mendapatkan tempat di semifinal. Kami fantastis di babak pertama,” kata Flick seusai laga.
“Namun, jelas kami harus mencetak lebih banyak gol. Kami bermain sangat baik dan kami harus bermain dengan 10 pemain [di babak kedua]. Tim ini luar biasa,” ujarnya dilansir dari laman resmi klub.
Flick juga menyoroti potensi besar skuad muda yang dimiliki Barcelona. Ia menilai timnya memiliki fondasi kuat untuk berkembang dan bersaing lebih baik pada musim mendatang.
“Meski tersingkir, kami harus terus bermain seperti ini. Ada banyak orang yang kecewa dan itu wajar. Memenangkan Liga Champions sangat penting dan saya pikir kami sedang menuju ke sana.”
“Masih ada ruang untuk perbaikan dan itulah yang harus kami lakukan. Kami memiliki tim muda dan mereka akan menjadi lebih baik,” ucap pelatih asal Jerman ini menjelaskan.
Setelah tersingkir dari kompetisi Eropa, Barcelona kini mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Saat ini, mereka masih memimpin klasemen sementara dan berada dalam tekanan dari rival terdekat, Real Madrid.
“Kami kecewa, tetapi kami akan kembali. Langkah selanjutnya adalah memenangkan liga. Kami ingin memenangkan liga dan tidak masalah kapan, tetapi kami ingin sesegera mungkin,” kata Flick.





