Pamekasan – Peringatan Hari Lahir ke-17 Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) NURI Jawa Timur berlangsung hangat pada hari Kamis (4/12/2025). Mengusung tema “Menguatkan Ukhuwah, Meneguhkan Amanah, dan Menebar Manfaat,” acara ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk menegaskan kembali peran koperasi syariah dalam menjawab kebutuhan warga Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pengasuh PP. Darul Ulum Banyuanyar, RKH. Shalahuddin Al-Ayyubi, menyampaikan pesan agar koperasi tidak hanya bertumbuh dalam angka, tetapi juga memberi dampak nyata.
Ia menilai, semakin besar dana yang dikelola, semakin besar pula tanggung jawab para pengurus.
“Semakin banyak harta yang dikelola, cobaannya juga semakin besar,” ujarnya.
Karena itu, Dewan Pengawas KSPPS NURI tersebut mendorong pengurus untuk memperkuat pemahaman keuangan syariah agar setiap keputusan selaras dengan amanah dan tidak melenceng dari tujuan membantu umat.
Tidak hanya menyoroti aspek tata kelola, RKH. Shalahuddin juga menegaskan pentingnya program sosial yang bisa dirasakan secara langsung.
Ia menyebut sejumlah inisiatif yang selama ini dijalankan, termasuk bedah rumah untuk warga kurang mampu.
Menurutnya, langkah tersebut patut dimaksimalkan dan diperluas agar lebih banyak keluarga terbantu.
“Kemiskinan di sekitar kita adalah tugas bersama. Koperasi harus melihat itu sebagai prioritas,” tuturnya.
Lebih jauh, kiai karismatik itu mengingatkan bahwa usia ke-17 bukan akhir pencapaian, melainkan fase awal menuju kematangan lembaga.
“Usia ini masih masa belajar. Jangan puas dengan yang sudah ada. Masih banyak yang bisa diperbaiki,” katanya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan koperasi syariah tidak hanya tercermin dari laporan keuangan atau jumlah anggota, tetapi dari sejauh mana manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan.
“Membantu memperbaiki rumah yang tidak layak, memberi peluang usaha, atau sekadar meringankan beban sehari-hari. Itulah hakikat menebar manfaat,” ujarnya.
Peringatan Harlah ke-17 ini diharapkan menjadi momentum bagi KSPPS NURI untuk terus tumbuh, menjaga amanah, serta memperluas program nyata bagi masyarakat luas. Karena, di tengah tantangan ekonomi, keuangan syariah bukan sekadar transaksi, tetapi keberpihakan pada kemanusiaan.
“Koperasi harus hadir di tengah kesulitan warga,” tegasnya.





