Analisa, Inspirasi –  Inayah Wulandari Wahid, putri bungsu Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), resmi menikah dengan KH Muhammad Shalahuddin A. Warits atau yang akrab disapa Ra Mamak.

Pernikahan tersebut digelar di kawasan pesantren di Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (5/4).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Momen ini turut menarik perhatian publik, terutama terhadap sosok Ra Mamak yang kini menjadi bagian dari keluarga besar Gus Dur.

Ra Mamak lahir pada 16 April 1982. Ia dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, Lubangsa, di Sumenep.

Gelar “Lora” yang disandangnya merujuk pada status sebagai putra kiai atau tokoh agama dengan kedudukan sosial-keagamaan yang kuat di lingkungan pesantren.

Ia merupakan putra dari KH Warits Ilyas, pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, yang dikenal sebagai salah satu pesantren legendaris di Madura.

Dalam bidang pendidikan, Ra Mamak menempuh studi di Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Indonesia (UI) dengan mengambil jurusan Bahasa Arab.

Selain aktif di lingkungan pesantren, Ra Mamak juga terlibat dalam organisasi keagamaan sebagai pengurus Nahdlatul Ulama (NU) di wilayah Sumenep.

Kiprahnya di ranah publik juga terlihat saat namanya masuk dalam bursa Pilkada 2020 sebagai salah satu calon Bupati Sumenep.