analisa.co, PAMEKASAN – Rencana peningkatan pemulihan dan restorasi sejumlah ruas jalan di kabupaten Pamekasan, Jawa Timur harus tertunda dalam waktu yang cukup lama. Meski pemerintah daerah telah menerima 250 drum aspal hibah dari pemerintah provinsi jawa timur pada Senin, 9 Maret 2026.

Puluhan drum tersebut saat ini berjejer rapi dihalaman kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) wilayah setempat, material konstruksi itu diberikan berdasarkan usulan dari pemerintah kabupaten untuk membantu perbaikan sejumlah titik yang mengalami kerusakan ektrem.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Pamekasan Tri Gunawan mengatakan, proses pengerjaan pemeliharaan jalan mengunakan aspal bantuan dari Pemprov Jatim masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat, sebab pihaknya masih menunggu asesmen dari kepala dinas setempat.

” Kami masih menunggu arahan dari pimpinan,” tulis Tri Gunawan kamis 2 April 2026 melalui pesan singkat yang diterima analisa.co.

Tri menambahkan, sejumlah titik planning projek pengaspalan masih belum ditentukan oleh instansinya. Sementara kerusakan disejumlah tempat di 13 kecamatan masih belum tersentuh hingga kini.

“Kami masih berkoordinasi dengan pimpinan seperti apa arahannya,” jelasnya

Hal tersebut berbanding terbalik dengan lampu hijau yang diberikan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur saat menyerahkan bantuan aspal di halaman Bakorwil IV Pamekasan.

“Bantuan support material aspal dari pemerintah provinsi ini sebagai wujud kolaborasi dalam mempercepat perbaikan infrastruktur didaerah. Hampir di seluruh Jatim mengajukan permohonan yang sama,” kata Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim beberapa waktu lalu.