Pamekasan– Sebanyak 45 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pamekasan terancam dikenai sanksi hingga penutupan.

‎Isu ini mencuat dalam beberapa hari terakhir, namun hingga kini daftar dapur yang dimaksud belum diungkap secara terbuka.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

‎Ketua Satgas MBG Pamekasan, Sukriyanto, mengaku belum mengantongi data konkret terkait dapur-dapur yang diduga bermasalah. Ia menyebut informasi tersebut masih berada di tingkat koordinator wilayah (korwil).

‎“45 dapur yang kemungkinan bermasalah dengan mendapatkan catatan,” ujar Sukriyanto.

‎Ia menambahkan, pihaknya akan mendalami lebih lanjut dapur-dapur yang dimaksud.

‎“Kami masih belum tahu pasti terkait data konkretnya, karena datanya masih ada di korwil,” ungkapnya.

‎Menanggapi hal itu, seorang aktivis di Pamekasan, Fajar, menilai keterbukaan data menjadi hal yang mendesak agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

‎”Jika benar terdapat pelanggaran hingga berujung pada ancaman penutupan,   seharusnya ada keterbukaan mengenai dapur mana saja yang terlibat serta langkah penindakan yang akan diambil,” tegasnya.