Pamekasan— Sejumlah surat tulisan tangan dari para siswa membuat pengelola Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Bejreh Barokah Bangsa di Pamekasan terharu. Dalam surat-surat tersebut, para siswa menyampaikan rasa terima kasih, doa, serta ungkapan kebahagiaan atas makanan bergizi yang mereka terima.

‎Surat-surat itu diterima dalam beberapa hari terakhir dari siswa penerima manfaat program MBG. Dengan tulisan sederhana dan polos, mereka mengungkapkan bahwa makanan yang disediakan membantu meningkatkan semangat belajar dan menjaga kesehatan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

‎“Terima kasih sudah memberi kami makan enak dan sehat. Saya jadi semangat sekolah,” tulis salah satu siswa dalam suratnya.

‎Yang membuat pengelola semakin tersentuh, salah satu surat bahkan diselipkan uang sebesar Rp5.000 di dalam lipatan kertasnya. Uang tersebut diduga merupakan uang saku pribadi siswa yang diberikan dengan tulus sebagai bentuk rasa terima kasih kepada tim dapur MBG.

‎Menurut pengelola, meski nilainya tidak besar, perhatian tersebut memiliki makna yang sangat mendalam.

‎“Bagi kami, ini bukan soal jumlahnya, tetapi ketulusan anak-anak yang luar biasa. Mereka rela berbagi dari apa yang mereka punya,” ujar Rahem, Aslap dapur MBG Potoan Daja 4, Rabu (4/2/25).

‎Selain ucapan terima kasih, beberapa siswa juga menyampaikan harapan agar program MBG terus berlanjut. Mereka berharap menu sehat seperti ayam, ikan, sayur, dan buah tetap tersedia setiap hari.

‎Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan yayasan ini bertujuan meningkatkan status gizi, daya tahan tubuh, serta konsentrasi belajar siswa. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting di Kabupaten Pamekasan.

‎Seluruh makanan yang disajikan diproses secara higienis dan disesuaikan dengan standar kebutuhan gizi anak. Tim dapur secara rutin melakukan evaluasi untuk menjaga kualitas bahan, kebersihan, dan ketepatan distribusi.

‎Melalui program MBG, Yayasan Bejreh Barokah berharap dapat terus mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Dukungan moral dari para siswa, melalui surat-surat sederhana tersebut, menjadi bukti bahwa kehadiran program ini memberi arti besar bagi masa depan mereka.

‎”Semoga kami terus menyediakan makan terbaik untuk para penerima manfaat, sepuya cita-cita generasi emas tercapai,” harap Rahem.