Pamekasan – Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menggelar workshop bertajuk “Peningkatan Kapasitas Wirausaha Pemuda: Membangun Branding Produk Melalui Media Sosial”, Selasa (2/12/2025), di Hotel Cahaya Berlian, Pamekasan.

Kegiatan ini diikuti sejumlah pemuda pelaku usaha dengan tujuan meningkatkan kompetensi digital dalam strategi pemasaran.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Disporapar Pamekasan, Akmalul Firdaus, dalam sambutannya mengatakan kewirausahaan kini tidak hanya berbicara mengenai produk, tetapi juga bagaimana menciptakan nilai tambah melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

Menurut dia, branding telah menjadi salah satu faktor utama dalam memenangkan persaingan pasar.

“Pada masa sekarang sebagian besar orang lebih mementingkan brand dibandingkan produk. Ketika sebuah brand sudah dipercaya, masyarakat cenderung tidak lagi meragukan kualitas produknya,” kata Firdaus.

Ia menilai penguatan merek membutuhkan strategi, konsistensi, serta pemahaman tren media sosial. Karena itu, pemuda harus mempersiapkan perencanaan branding secara matang agar dapat bersaing dan bertahan dalam pasar yang dinamis.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar, Rusdin, menegaskan bahwa pelaksanaan workshop sejalan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

Ia menyebut pengembangan kewirausahaan pemuda perlu dilakukan berdasarkan minat, potensi daerah, dan arah pembangunan nasional.

“Workshop ini merupakan bukti nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Pamekasan terhadap pemuda pelaku usaha. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan daya saing dan mendorong lahirnya inovasi di sektor UMKM,” ujar Rusdin.

Para peserta mendapatkan materi dari tiga narasumber, yakni Satrio Dwi Putra, S.Pt (Owner Ruang Makan Madura), Irham Halimun Alim, S.Pd (content creator), dan Kurniawan Arifin, S.M dari Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) DPD Kabupaten Pamekasan.

Mereka memaparkan tentang strategi membangun citra merek, pemanfaatan konten digital, hingga teknik komunikasi visual melalui media sosial.

Acara diharapkan mampu memberikan pengetahuan praktis kepada pelaku usaha muda agar mampu memasarkan produknya secara kreatif, efektif, dan berkelanjutan.

“Gunakan kesempatan belajar ini dengan sebaik-baiknya. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai pedoman dalam meningkatkan ekonomi,” ujar Firdaus menutup sambutannya.