Jakarta, Analisa – Sebuah video yang menampilkan sosok diduga Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah melantunkan ayat suci Al-Qur’an di dalam mobil beredar luas di media sosial X dan TikTok. Rekaman itu tampak diambil dari bagian depan kendaraan, diduga oleh sopir.
Dalam video tersebut terdengar suara seseorang membaca Al-Qur’an dari kursi belakang. Namun, wajah orang yang mengaji tidak terlihat jelas. Meski demikian, suara yang terekam disebut-sebut mirip dengan suara Purbaya.
Unggahan tersebut ramai mendapat tanggapan dari warganet. Beberapa pengguna menulis komentar bernada positif, seperti “Subhanallah,” dan “Kalau menteri Indonesia begini insyaallah maju.” Ada pula yang menuliskan, “Ini baru panutan.”
Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini resmi ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuanganmenggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Meski bukan nama baru di sektor ekonomi nasional, penunjukannya dinilai mengejutkan sebagian kalangan karena latar belakangnya lebih banyak di bidang penelitian dan kebijakan ekonomi, bukan pengelolaan fiskal secara langsung.
Sebelum menjabat Menteri Keuangan, Purbaya memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 58/M Tahun 2020. Dalam perannya di LPS, ia kerap terlibat dalam berbagai forum strategis terkait stabilitas sektor keuangan, terutama saat pandemi Covid-19.
Purbaya merupakan lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia melanjutkan pendidikan dan meraih gelar Master of Science serta Doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, kampus yang dikenal melahirkan banyak ekonom dunia.
Sebelumnya, Purbaya berkarier di berbagai posisi strategis, antara lain sebagai Chief Economist Danareksa, Direktur Utama Danareksa Securities, dan anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero).
Ia juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi di Kantor Staf Presiden, serta Deputi Bidang Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).





