Pamekasan – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Syariah Komisariat UIN Madura memperkuat proses kaderisasi melalui kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Cakrawala IX yang digelar pada 23–26 Desember 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Yayasan Al-Asror, Ambat, Tlanakan, Pamekasan, dan diikuti sekitar 50 mahasiswa dari berbagai latar belakang.

MAPABA Cakrawala IX menjadi pintu awal pembentukan kader PMII yang berlandaskan nilai keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah serta diarahkan menjadi kader yang berkarakter, kritis, dan memiliki komitmen terhadap organisasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan dibuka pada Rabu malam, 23 Desember 2025, dan ditutup pada Jumat, 26 Desember 2025. Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian materi, diskusi, serta forum penguatan kesadaran kritis mahasiswa terhadap persoalan sosial, keagamaan, dan kebangsaan.

Ketua Panitia MAPABA Cakrawala IX, M. Alief Braja Musti, menegaskan pentingnya kesungguhan kader baru dalam menjalani proses berorganisasi di PMII. Menurut dia, MAPABA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari proses panjang kaderisasi.

“Harapan kami, kader-kader yang nantinya resmi bergabung di PMII Rayon Fakultas Syariah mampu bersungguh-sungguh dalam berproses, menjadikan PMII sebagai ruang belajar, pengabdian, dan perjuangan, serta tetap konsisten mengawal nilai-nilai PMII,” ujarnya.

Salah satu peserta, M. Faizal Razid, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Ia menilai MAPABA Cakrawala IX mampu membuka wawasan baru tentang PMII dan peran mahasiswa dalam organisasi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, membuka wawasan saya tentang PMII dan menginspirasi saya untuk lebih aktif lagi berorganisasi,” katanya.

Puncak kegiatan MAPABA Cakrawala IX ditandai dengan penabuhan gong oleh Mohammad Ari Mabrur sebagai perwakilan dari PK PMII UIN Madura.

Rangkaian kegiatan kemudian diparipurnakan dengan prosesi pembaiatan yang berlangsung pada pukul 03.00 dini hari. Melalui prosesi tersebut, para peserta resmi dikukuhkan sebagai anggota PMII Rayon Fakultas Syariah dan siap melanjutkan proses kaderisasi pada jenjang berikutnya. (Fajar/*)