PAMEKASAN — Usianya baru delapan tahun, tetapi langkah Mutiara Putri Wahyudi sudah membawa nama Pamekasan ke panggung Putri Citra Indonesia Jawa Timur 2026.

Siswi SDN Barkot 1 Pamekasan tersebut berhasil mengikuti audisi Putri Citra Indonesia tingkat anak dan meraih juara 2. Prestasi itu sekaligus mengantarkan Mutiara menjadi wakil Pamekasan untuk berlaga di babak grand final.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Grand final Putri Citra Indonesia Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung pada 21–22 Agustus 2026 di Atrium Lantai 3 Mall Ciputra World Surabaya.

Perjalanan Mutiara di dunia panggung sebenarnya telah dimulai sejak usianya masih empat tahun. Sejak kecil, ia terus mengasah keberanian, kemampuan tampil, serta kepercayaan dirinya.

Kini, empat tahun setelah mulai menekuni dunia tersebut, Mutiara mendapat kesempatan untuk tampil di ajang yang lebih besar dengan membawa nama daerah asalnya.

Ayah Mutiara, Johan Wahyudi alias Mamang, berharap perjuangan putrinya mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah.

Menurut Johan, dukungan tersebut bukan semata-mata soal prestasi atau kemenangan dalam kompetisi. Lebih dari itu, dukungan dari lingkungan sekitar diharapkan dapat memberikan energi positif dan motivasi bagi Mutiara untuk terus berkembang.

“Kami sebagai orang tua tentu sangat bangga dan akan terus mendukung Mutiara. Kami berharap pemerintah dan berbagai pihak juga bisa memberikan support kepada anak kami. Dukungan sekecil apa pun tentu menjadi energi positif dan motivasi bagi Mutiara untuk terus belajar, berkembang, dan berprestasi,” ujar Johan.

Johan mengatakan, Mutiara masih berada pada usia yang sangat muda sehingga proses pembentukan karakter dan kepercayaan dirinya menjadi hal yang lebih penting daripada sekadar mengejar kemenangan.

Ia berharap pengalaman mengikuti Putri Citra Indonesia dapat menjadi bekal bagi Mutiara untuk mengenal dunia baru, berani tampil di depan umum, sekaligus belajar bertanggung jawab ketika membawa nama Pamekasan.

“Kami tidak hanya berharap Mutiara menjadi juara. Yang paling penting, dia mendapatkan pengalaman, semakin percaya diri, punya mental yang baik, dan bisa membawa nama Pamekasan dengan positif,” katanya.

Mutiara merupakan putri Johan Wahyudi alias Mamang dan Musarafah (Sarah). Keduanya terus memberikan pendampingan kepada Mutiara selama menjalani proses audisi hingga mempersiapkan diri menuju grand final.

Bawa Nama Pamekasan ke Grand Final

Di grand final nanti, Mutiara akan kembali bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kesempatan tersebut menjadi momentum bagi Mutiara untuk menunjukkan kemampuannya sekaligus memperkenalkan potensi anak-anak Pamekasan di tingkat Jawa Timur.

Bagi keluarga, perjalanan Mutiara hingga mencapai grand final merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Apalagi, ia mulai menekuni dunia panggung sejak usia empat tahun dan kini telah mampu mencapai kompetisi tingkat provinsi.

Johan berharap dukungan pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, serta berbagai pihak dapat terus mengalir kepada anak-anak daerah yang memiliki potensi.

Pamflet Putri Citra Jawa Timur.

“Anak-anak seperti Mutiara jangan hanya dilihat ketika sudah berhasil. Sejak prosesnya pun mereka membutuhkan dukungan dan motivasi. Semoga ada perhatian dari pemerintah dan pihak-pihak lainnya agar anak-anak Pamekasan semakin bersemangat untuk mengembangkan bakatnya,” ujar Johan.

Dengan dukungan keluarga dan masyarakat, Mutiara kini bersiap menuju panggung grand final.

Bukan hanya untuk mengejar gelar, tetapi juga membawa pengalaman, keberanian, dan nama Pamekasan ke panggung Putri Citra Indonesia Jawa Timur 2026.

Profil Mutiara Putri Wahyudi

  • Nama: Mutiara Putri Wahyudi
  • Usia: 8 tahun
  • Sekolah: SDN Barkot 1 Pamekasan
  • Asal: Pamekasan
  • Prestasi: Juara 2 audisi Putri Citra Indonesia tingkat anak
  • Perwakilan: Pamekasan
  • Grand Final: Putri Citra Indonesia Jawa Timur 2026
  • Tanggal: 21–22 Agustus 2026
  • Tempat: Atrium Lantai 3 Mall Ciputra World Surabaya
  • Ayah: Johan Wahyudi alias Mamang
  • Ibu: Musarafah (Sarah)