Jakarta — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Slamet Ariyadi, menanggapi isu yang menyeret namanya terkait dugaan kepemilikan dan isu korupsi dalam pengelolaan sejumlah dapur Program Makan Bergizi (MBG) di berbagai daerah.
Ia menegaskan dukungannya terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut, sekaligus mengajak masyarakat ikut mengawal dan mengawasi pelaksanaannya.
“Terima kasih atas kritik dan sarannya. Pada prinsipnya, saya mendukung program prioritas Presiden Prabowo, yaitu Program MBG. Mari kita kawal dan sukseskan program yang sangat mulia ini,” ujar Slamet dalam keterangan tertulis menanggapi isu yang menyeret namanya di media sosial tiktok, Senin (3/11/2025).
Slamet menilai, Program MBG memiliki dampak positif besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan gizi anak sekolah sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.
“Program ini terbukti dapat meningkatkan siklus perekonomian di tengah masyarakat, baik bagi petani, peternak, nelayan, UMKM, maupun sektor ekonomi lainnya,” kata legislator yang mewakili Daerah Pemilihan Jawa Timur XI itu.
Ia juga menegaskan bahwa siapa pun berhak menjadi mitra mandiri dalam pelaksanaan Program MBG, selama mengikuti ketentuan dan aturan yang berlaku.
Sebelumnya, nama Slamet Ariyadi menjadi sorotan publik setelah beredar informasi di media sosial mengenai dugaan keterlibatannya dalam pengelolaan dapur MBG atau SPPG di sejumlah daerah.
Beberapa pihak menuding orang-orang dekat Slamet, termasuk rekan, staf, hingga keluarganya, terlibat dalam pengelolaan dapur program tersebut.
Isu itu kemudian memicu desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun tangan menyelidiki dugaan penyalahgunaan wewenang.
”Audit menyeluruh aliran dana SPPG sangat penting untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang atau praktik korupsi terselubung,” ujar Firman Jumat (31/10/2025), dilansir dari kabarbaru.





