Pamekasan — Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya merupakan program prioritas nasional yang dikelola Kementerian Kebudayaan. MTN Seni Budaya berkolaborasi dengan Sivitas Kothèka (Madura) menghadirkan program MTN Lab yang bertajuk “Residensi Menulis Menggarami Tiga Praja”.

Program tersebut dijalankan oleh tiga peserta dari Sivitas Kothèka yang masing-masing akan bermukim di Banjarmasin, Denpasar, dan Yogyakarta. Di tiga kota itu, mereka akan mengamati dan menuliskan pergulatan hidup para Madura rantau yang berprofesi sebagai saudagar besi tua, penjaga toko kelontong, dan penjual sate.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program residensi ini mencakup beberapa agenda kegiatan seperti pembekalan, diskusi, bincang travelog dan mentoring. Ketua Sivitas Kothèka, Afnan Rahmaturrahman, mengaku senang bisa menjadi mitra dari MTN Seni Budaya. Sebagai komunitas sastra, program tersebut sangat membantu meningkatkan kapasitas talenta potensial.

“Untuk persiapan keberangkatan peserta kami sudah menyiapkan beberapa hal, yakni identifikasi kebutuhan mentoring sehingga luaran dari proyek ini bisa tercapai,” ujar Afnan.

Sementara itu, kurator Sivitas Kothèka, Royyan Julian menilai bahwa residensi menulis memiliki peran penting dalam membangun keberanian bereksperimen dalam berkarya. Ia menegaskan bahwa proses kreatif dalam menulis esai sastrawi membutuhkan ruang yang suportif sebagai bekal peserta di tempat residensi.

“Sebagai persiapan keberangkatan kepada ketiga peserta, mereka akan memperoleh pemahaman tentang residensi mengenai objek, latar dan lintas budaya. Pekerjaan diaspora Madura yang harus mereka bidik serta teknik penulisan esai jurnalisme sastrawi,” kata Royyan Julian.

Salah satu peserta, Zainal Hanafi, mengaku bangga dan merasa sangat beruntung bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang sangat luar biasa ini.

“Dalam kegiatan ini, saya akan banyak belajar dan memfokuskan perhatian kepada para pedagang besi tua di Kalimantan, khususnya mengenai bagaimana bagaimana mereka bertahan dan membangun kehidupan di tanah rantau,” ungkapnya.

Melalui program “Residensi Menulis Menggarami Tiga Praja” diharapkan dapat terus mendorong lahirnya karya-karya baru guna memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda.

Program MTN Seni Budaya bertujuan untuk menjaring, mengembangkan, dan mempromosikan talenta seni budaya Indonesia secara terstruktur dan berkelanjutan, serta menghubungkan talenta dengan berbagai peluang pengembangan kapasitas dan akses pasar, baik nasional maupun global.

MTN Lab adalah ruang penciptaan dan pengembangan karya melalui residensi, inkubasi, lokakarya, dan masterclass yang mendukung proses kreatif talenta secara menyeluruh.