Jakarta — Sebuah unggahan yang beredar di media sosial memicu perhatian publik setelah menampilkan daftar 26 nama yang diklaim terkait dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Unggahan tersebut viral dan menjadi perbincangan luas di berbagai platform digital.
Daftar yang beredar berasal dari tangkapan layar percakapan yang memuat sejumlah nama dari berbagai latar belakang, mulai dari politisi, pejabat pemerintah, aparat penegak hukum, hingga tokoh publik. Dalam unggahan itu, nama-nama tersebut disebut sebagai pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi program MBG.
Hingga kini, belum ada dokumen resmi maupun pernyataan dari lembaga penegak hukum yang mengonfirmasi kebenaran daftar tersebut. Informasi yang beredar masih berupa klaim di media sosial dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Viralnya unggahan tersebut memunculkan beragam respons dari warganet. Sebagian pengguna media sosial mempertanyakan validitas informasi yang beredar, sementara lainnya meminta aparat berwenang melakukan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar. Karena itu, isu dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya langsung menarik perhatian publik.





