JAKARTA — Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, mengaku menemukan alat pelacak atau GPS tracker di mobil pribadinya usai memimpin aksi demonstrasi elemen masyarakat dalam agenda Gejayan Memanggil di Yogyakarta, Sabtu (13/6/2026).
Temuan tersebut diungkap Tiyo melalui video yang diunggah di media sosial. Dalam video itu, ia menunjukkan sebuah perangkat yang diduga merupakan GPS tracker jenis PPX Finder, yang menurutnya baru diketahui setelah muncul notifikasi mencurigakan di telepon genggamnya.
“Ini ya teman-teman sekalian, saya menemukan GPS, ini namanya PPX Finder karena muncul notifikasi di ponsel saya, dipasang entah oleh siapa,” ujar Tiyo dalam video yang beredar, Minggu (14/6/2026).
Tiyo menduga pemasangan alat pelacak tersebut berkaitan dengan aktivitas kritik dan aksi demonstrasi yang belakangan ia lakukan bersama sejumlah kelompok masyarakat sipil di Yogyakarta. Ia menilai kejadian itu sebagai bentuk intimidasi terhadap suara-suara kritis.
Meski demikian, Tiyo menegaskan bahwa berbagai tekanan dan dugaan pengintaian tidak akan membuat langkah perjuangannya surut. Sebaliknya, ia mengaku akan semakin keras menyuarakan kritik terhadap berbagai persoalan yang dinilai menyimpang dari kepentingan rakyat.





