Analisa, Daerah – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2025, Divisi Litbang Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (DPP FKMSB) menggelar Lomba Dai Nusantara se-Jawa Timur. Kegiatan ini mengusung tema “Santri, Islam Rahmatan lil ‘Alamin, dan Cinta Tanah Air.”
Lomba yang terbuka untuk kalangan santri, siswa, dan mahasiswa ini tidak memungut biaya pendaftaran alias gratis. Peserta diminta mengirimkan video dakwah berdurasi lima menit dengan penyampaian materi yang sesuai tema, disertai kualitas suara dan visual yang jelas.
Selain itu, peserta diwajibkan mengikuti akun media sosial resmi penyelenggara di Instagram, TikTok, dan YouTube @dppfkmsb.banyuanyar, serta melampirkan tangkapan layar sebagai bukti pendaftaran melalui Google Forms.
Ketua Divisi Litbang DPP FKMSB, Fahrurr Rosi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah ekspresi dan dakwah kreatif bagi santri di era digital.
“Kami ingin menghadirkan ruang bagi santri untuk menyampaikan pesan dakwah yang menyejukkan dan relevan dengan semangat kebangsaan,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).
Penilaian lomba mencakup empat aspek utama: pemahaman agama dan relevansi tema (40 persen), retorika dan gaya penyampaian (30 persen), orisinalitas dan kreativitas (20 persen), serta pengaruh dan dampak pesan dakwah (10 persen).
Tiga peserta terbaik akan mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan yang akan diserahkan pada acara puncak. Seluruh peserta juga akan memperoleh sertifikat keikutsertaan, sementara para pemenang berkesempatan menampilkan cuplikan dakwahnya di tingkat nasional.
Pendaftaran lomba dibuka pada 17–26 Oktober 2025, dengan batas pengumpulan video pada 27 Oktober 2025. Proses penilaian oleh dewan juri dijadwalkan berlangsung 29–30 Oktober 2025, dan pengumuman pemenang akan dilakukan pada 4 November 2025.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Fahrurr Rosi di nomor 0877-3038-1644 atau melalui tautan resmi pendaftaran di bit.ly/LOMBADAINUSANTARA.





