Penampilan Valen bersama Mila di Kabupaten Sumenep berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Area konser yang dipusatkan di sekitar Stadion Ahmad Yani dipadati ribuan penonton dari berbagai kalangan yang antusias menyaksikan aksi panggung keduanya pada Jumat (2/1/26) malam.

Valen dan Mila tampil berduet membawakan sejumlah lagu populer. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah Bahtera Cinta, yang dinyanyikan bersama dan disambut riuh tepuk tangan penonton. Suasana konser berlangsung tertib, kondusif, dan penuh kegembiraan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menariknya, penonton laki-laki dan perempuan di lokasi konser tampak bercampur tanpa sekat. Meski demikian, acara tetap berjalan aman dan teratur hingga selesai.

Situasi tersebut berbeda dengan yang terjadi di Kabupaten Pamekasan. Di daerah kelahiran Valen itu, rencana penyambutan dan penampilan sang penyanyi harus mengikuti sejumlah ketentuan yang diajukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.

Salah satu poin utama dalam fatwa tersebut adalah larangan tampil bersama antara laki-laki dan perempuan.

Akibatnya, Valen dan Mila tidak dapat tampil berduet di Pamekasan. Selain itu, konser juga dibatasi oleh berbagai aturan lain, mulai dari pemisahan penonton berdasarkan gender, pembatasan lagu, hingga ketentuan pakaian dan gerak panggung.

Perbedaan suasana antara konser Valen di Sumenep dan rencana penampilannya di Pamekasan pun menjadi perbincangan publik.

Sebelumnya, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menyebut pengaturan itu dilakukan demi menjaga kondusivitas daerah dan menyesuaikan dengan kearifan lokal Pamekasan.

“Kami tidak melarang, tapi mengatur agar kegiatan hiburan tetap selaras dengan nilai keagamaan dan kearifan lokal,” ujar Bupati, Senin (29/12/2025).