Analisa, Sumenep — Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Wilayah Sumenep periode 2025–2026 resmi dilantik dalam acara yang digelar di Aula BAWASLU Kabupaten Sumenep, Sabtu (27/12).
Pelantikan tersebut mengangkat tema “Meneguhkan Identitas Santri: Membentuk Kader Berakhlak, Berilmu, dan Berdaya Guna”. Tema ini mencerminkan arah gerak organisasi dalam memperkuat peran mahasiswa santri di lingkungan kampus.
Kegiatan pelantikan dihadiri Majelisun Nadwah FKMSB Wilayah Sumenep, Ketua BAWASLU Kabupaten Sumenep, serta Ketua Pengurus Pusat FKMSB. Kehadiran sejumlah unsur tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengukuhan kepengurusan baru.
Ketua FKMSB terpilih, Tolak Adi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2025–2026 berkomitmen menjadikan FKMSB sebagai wadah pengembangan intelektual dan spiritual bagi mahasiswa santri.
“Hari ini FKMSB Sumenep hadir untuk terus eksis dalam mengarahkan kader-kader yang kompeten dan mampu berkembang sehingga berdampak bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap sinergi antara pengurus, alumni, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus terjalin untuk memperkuat kontribusi FKMSB bagi masyarakat dan daerah.
Acara ini turut dihadiri oleh Majelisun Nadwah FKMSB Sumenep, Ketua Bawaslu Sumenep, serta Ketua DPP FKMSB.
Pelantikan ini menandai dimulainya masa kerja pengurus FKMSB Wilayah Sumenep periode 2025–2026.





