Romantisasi; Luka-Duka dan Kamu
Karya: Amalia Madani
Sebelum dihantam derasnya rindu, luka dan duka ini bukan bagian dari puitika
Ia merupakan doa-doa panjang yang kian menengadahkan harapan
Aku melangkah pasti pada ruang-ruang asmaraloka
Aku terbuai kerlap-kerlip tawa penuh rona
Ah, tualang ini begitu panjang dan melelahkan
Sekujur tubuhku basah oleh tetes ragu dan penyesalan
Sedang genggaman tanganku masih erat menyimpan namamu
Ini bahaya..
Kamu mulai mengakar
Kamu tumbuh liar
Sial, kini banyak sekali perih yang harus kutelan dengan sabar
Luka, duka, dan kamu diantara keduanya
Pamekasan, 17 Desember 2025

Bahtera Pilu Pada Dermaga Rindu
Karya: Amalia Madani
Barangkali aku seorang yang tabah
Menatap gundah bahtera dengan layar pilu yang menyala
Setiap sore, aku biarkan luka itu kembali menganga
Menyambut sang perih menempati ruang pedih yang ku rawat dalam dada
Di ujung dermaga, arunika memancarkan sang jingga
Ronanya sarat rindu dan kecewa
Barangkali Ia adalah perwujudan tanya
Pada tiap-tiap luka yang terlanjur renjana
Di dermaga rindu, tersemat celah kecil berselimut temaram lampu
Pentas kecil berlangsung penuh haru biru
Sampai segala luka ditebarkan oleh bahtera bertajuk pilu
Pamekasan, 17 Desember 2025

Hina-Dina dalam Pangkuan Semesta
Karya: Amalia Madani
Bulan-bulan ini derita kerap menyambangi
Barangkali ia menjenguk nestapa dan kecewa
Dalam setiap pentas nona tetap elok dengan tawa
Sebab sesak tersimpan rapi pada saku pakaian merah muda bermotif bunga-bunga
Pilu tumbuh liar dalam dadanya
Sendu lekat renjana pada setiap jadwal di hidupnya
Barangkali ini pertanda sebab nona mendekap Tuhan tidak pada tempatnya
Ia menambah daftar kecewa setiap kali melangitkan tanya
Sekali lagi, pada siapa nona menyandarkan hidupnya?
Ruang-ruang ini penuh dosa dan nona membangun istana di atasnya
Tuhan merentangkan alamanda seluas semesta
Untuk nona pulang, dan rebah dalam pangkuannya
Pamekasan, 17 Desember 2025
*) Amalia Madani – Penulis Buku Aku Rasa dan Semesta
*) Tulisan ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi analisa.co





