Analisa, Surabaya – Direktur Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) Baihaki Sirajt memprediksi elektabilitas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berpotensi meningkat pada Pemilu 2029.
Prediksi tersebut disampaikan Baihaki berdasarkan kecenderungan pemilih serta perkembangan konsolidasi internal partai.
Baihaki menyatakan PPP memiliki basis konstituen yang dinilai masih solid dan dapat dioptimalkan kembali.
“Menurut saya, PPP ini mempunyai pemilih yang militan dan mengakar di bawah. Dan ini bisa dimaksimalkan kembali agar PPP bisa kembali ke Senayan di Pemilu 2029 mendatang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa basis pemilih kultural PPP menjadi salah satu kekuatan yang dapat mendorong kenaikan suara. “Dan diingat, PPP memiliki basis pemilih kultural yang kuat,” lanjutnya.
PPP sebelumnya tidak berhasil melampaui ambang batas parlemen pada Pemilu 2024. Untuk kembali masuk ke parlemen nasional pada Pemilu 2029, PPP disebut perlu memperkuat konsolidasi serta perawatan konstituen.
Baihaki juga menilai penguatan kaderisasi dan pendekatan kepada pemilih muda menjadi langkah penting.
“Selain itu, penting bagi PPP mendekati pemilih pemula baik generasi milenial, dan G Z. Karena ini juga menjadi pendorong suara PPP ke depan,” jelasnya.
Di sisi lain, Sekretaris Wilayah DPW PPP Jawa Timur, Habib Salim Qurays, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan strategi untuk menarik minat generasi muda.
“Kita sudah siapkan langkah-langkah itu. Dan pada waktunya PPP Jawa Timur akan bergerak serentak,” ujarnya.
Ia memastikan struktur partai di berbagai tingkatan akan digerakkan untuk memperkuat konsolidasi. “Mesin partai di semua tingkatan akan kita dorong untuk bergerak dan melakukan konsolidasi baik di tingkat struktural dan kultural,”pungkasnya. (*)





