BEKASI — Selebritas Raffi Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turun langsung meninjau lokasi kecelakaan maut antara kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat dan tepat.
Dalam insiden tersebut, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 81 lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Operasional Stasiun Bekasi Timur pun ditutup sementara oleh PT Kereta Api Indonesia guna mempercepat proses evakuasi dan sterilisasi jalur.
Selain Dasco, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri juga hadir di lokasi dan menyaksikan langsung proses evakuasi korban. Keduanya menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak PT KAI untuk memastikan langkah penanganan awal dilakukan secara maksimal.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.50 WIB, melibatkan kereta Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Pasar Turi, Surabaya. PT KAI bersama personel gabungan dari Polri, TNI, serta tim penyelamat segera melakukan evakuasi penumpang menggunakan tandu di tengah situasi yang padat dan penuh kepanikan.
Humas PT KAI Daop I Jakarta menyebutkan bahwa keselamatan dan penanganan korban menjadi prioritas utama. Pihaknya juga berupaya mempercepat evakuasi rangkaian kereta agar operasional perjalanan dapat segera normal kembali.
Berdasarkan keterangan saksi, Commuter Line saat itu tengah berhenti di jalur 1 menuju Cikarang. Tak lama kemudian, kereta jarak jauh dari arah barat masuk ke jalur yang sama dan langsung menabrak bagian belakang rangkaian.
“Commuter Line hancur di bagian belakang. Kami langsung dievakuasi oleh petugas,” ujar Heri, salah satu penumpang selamat.





