Pamekasan — Menjelang Hari Lahir (Harlah) ke-17, Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Nuri Jatim memberikan santunan kepada 120 anak yatim piatu dalam acara tasyakuran dan doa bersama di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (4/12/2025). Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian utama dalam peringatan harlah lembaga.
Presiden Direktur KSPPS Nuri Jatim, Achmad Mukhlisin, mengatakan santunan ini merupakan wujud nyata kepedulian lembaga terhadap masyarakat sekitar, sekaligus bentuk syukur atas perjalanan 17 tahun KSPPS Nuri Jatim dalam memberikan layanan keuangan berbasis syariah.
Selain santunan, KSPPS Nuri Jatim juga melakukan bedah rumah ke-17 untuk warga miskin menjadi layak huni di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Berbagai kegiatan lain turut digelar, seperti lomba video pendek, lomba futsal, pendidikan perkoperasian, workshop affiliate, serta program-program sosial lainnya.
Peringatan harlah ke-17 mengangkat tema “Menguatkan Ukhuwah, Meneguhkan Amanah, dan Menebar Manfaat.” Mukhlisin menegaskan tema tersebut bukan hanya slogan, tetapi menjadi arah gerak organisasi untuk terus memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Seluruh kegiatan sosial yang kami lakukan merupakan komitmen terhadap prinsip syariah, amanah, dan semangat untuk membawa keberkahan,” ujarnya.
Menurut Mukhlisin, usia ke-17 menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian dan keberlanjutan KSPPS Nuri Jatim sebagai lembaga keuangan syariah berbasis koperasi.
“Kami ingin menjadikan usia ke-17 sebagai titik penguatan nilai-nilai dasar Nuri. Ukhuwah menjadi energi kita, amanah menjadi pegangan, dan manfaat menjadi arah seluruh gerak organisasi,” katanya.
Ia berharap rangkaian harlah kali ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat untuk terus memperluas kemanfaatan bagi umat.
“Kami berkomitmen menjadikan setiap langkah KSPPS Nuri Jatim sebagai jalan keberkahan bersama,” tuturnya.





