Pamekasan – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bakal tunjuk tiga desa di wilayah Pamekasan, Jawa Timur untuk dibangun kampung nelayan merah putih (KNMP) tanpa campur tangan anggaran pemerintah kabupaten.
Tiga titik tersebut meliputi, desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, lalu desa lesong daya, Kecamatan Batu Marmar dan desa Branta tinggi, KecamatanTlanakan. Upaya itu menjadi atensi bagi para masyarakat pesisir untuk peningkatan taraf kualitas ekonomi serta kesejahteraan para nelayan sekitar.
“Hasil survei kemarin merupakan tahap penting karena menjadi penentu dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Kami ingin memastikan lokasi yang dipilih benar-benar siap dan memiliki potensi optimal untuk dikembangkan, pembiayaan itu sepenuhnya ditanggung pemerintah pusat seperti program KDMP saat ini” kata Mohammad Djufri Effendi Jum’at 24 April 2026 kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya
Menurutnya, status lahan yang nantinya akan ditempatkan harus sudah terjamin dengan status clean and clear milik kas desa.
“Terdapat beberapa kelengkapan administrasi yang perlu segera dipenuhi agar proses penetapan lokasi dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya, mulai dari amdal lalin hingga izin lingkungan. Sebelum final kami terlebih dahulu wawancara dengan nelayan dan perangkat desa, pengukuran langsung calon lokasi, hingga peninjauan kondisi eksisting wilayah pesisir. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan serta potensi pengembangan kawasan perikanan yang terintegrasi.” ujarnya
Turut hadir pada survei lahan tersebut, Wakil Bupati Pamekasan Bapak H. Sukriyanto, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan Bapak Abadul Fata, Anggota DPRD Pamekasan dapil batumarmar,Pasean hingga tim kementrian provinsi dan pusat.





