SUMENEP – N1 Autopro tak ingin sekadar menjadi pemain baru di sektor otomotif Sumenep. Perusahaan yang mengusung prinsip syariah itu mulai menyiapkan ekspansi jaringan hingga Surabaya, sekaligus membangun kemitraan dengan bengkel lokal di Madura. Target tersebut disampaikan saat grand launching di kantor utama N1 Autopro, Jalan Trunojoyo, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Senin (31/8).
Branch Manager N1 Autopro Aziz Holis mengatakan, pengembangan jaringan akan dilakukan melalui konsep N1 Autopartner. Skema tersebut membuka ruang kolaborasi dengan bengkel lain sehingga keberadaan N1 Autopro tidak diposisikan sebagai pesaing. “Kita punya N1 Autopartner, ini dalam bentuk kerja sama dengan mitra yang lain, dengan bengkel-bengkel yang lain. Berkolaborasi, bukan bermusuhan, bukan berkompetisi, tapi kita saling mengisi,” katanya.
Konsep kemitraan tersebut mulai diterapkan di Pamekasan. Setelah memperkuat jaringan di Madura, N1 Autopro membidik wilayah Surabaya. Ekspansi itu menjadi bagian dari ambisi perusahaan lokal tersebut untuk membangun jaringan layanan otomotif yang lebih luas. “Kita juga rencanakan untuk masuk ke wilayah Surabaya. Karena pembanding kita brand besar, saya sebut saja Auto2000. Kami ingin seperti mereka nantinya,” ujar Aziz.
Di sisi lain, N1 Autopro juga mulai memperkuat sumber daya manusia (SDM) lokal. Perusahaan tersebut menggandeng SMA/SMK sederajat untuk memberikan pengalaman dan keterampilan otomotif kepada pelajar. Bahkan, N1 Autopro tengah menyiapkan N1 Training Center yang diarahkan untuk menghasilkan tenaga siap kerja. “Tujuannya, agar mereka langsung bisa bekerja,” jelasnya.
Aziz menyampaikan, kebutuhan tenaga profesional pada awal berdirinya perusahaan masih dipenuhi dari luar daerah. Namun, perekrutan tenaga lokal mulai dilakukan secara bertahap. Langkah tersebut diharapkan membuat keberadaan N1 Autopro memberikan dampak ekonomi lebih besar bagi masyarakat Sumenep. “Di awal kita mengambil tenaga profesional dari luar, sehingga nanti bisa berdampak untuk Sumenep. Kini, kami merekrut tenaga lokalnya, sehingga ke depan tenaga yang lokal yang muncul duluan,” tuturnya.
Founder & CEO N1 Autopro Muhammad Nelwan Fasha menegaskan, ekspansi bisnis tetap harus berjalan seiring dengan komitmen terhadap prinsip syariah. Nilai tersebut menjadi identitas utama perusahaan sejak didirikan di Sumenep pada 2025. “Yang menjadi pembeda di kami adalah nilai syariahnya. Ketaatan kepada Allah dan rasulnya tidak bisa dinego,” tegas Nelwan.
Menurut Nelwan, N1 Autopro dibangun bukan hanya sebagai tempat layanan kendaraan, tetapi sebagai ekosistem yang mempertemukan konsumen, mitra, tenaga kerja, pelajar, dan masyarakat. Kehadiran perusahaan diharapkan mampu membuat warga Sumenep memperoleh layanan otomotif profesional tanpa harus mencari ke luar daerah. “Kami harap adanya N1 Autopro ini di Sumenep menjadi wadah dan ekosistem final untuk orang-orang yang karakternya sesuai dengan prinsip kita,” pungkasnya.





