Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membantah keras tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam aktivitas tambang nikel ilegal di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Bantahan ini muncul setelah namanya disebut oleh Koordinator Aliansi Suara Rakyat (ASR) Sultra, La Ode Hidayat.

“Memang enggak main, tambangnya di mana kita enggak tahu,” tegas Dasco saat dikonfirmasi pada Minggu (14/9/2025), dikutip dari gelora.co.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sebelumnya, La Ode Hidayat dalam dialog bersama perwakilan DPRD Sultra, Wakil Gubernur, Kapolda, dan Danrem 143/HO melontarkan dugaan adanya keterlibatan Dasco dalam pusaran tambang nikel ilegal yang disebut dikelola oleh PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS).

Menurut La Ode, dugaan ini menjadi ironis karena muncul di tengah situasi sosial yang memanas di Sulawesi Tenggara. Ia pun mendesak anggota DPRD dari Partai Gerindra untuk bersikap terhadap isu tersebut.

“Harapan kami, teman-teman Gerindra bersikap, karena ujung-ujungnya nanti yang kena Presiden Prabowo. Kita ini sama-sama cinta dengan Prabowo,” ujar La Ode pada Rabu (10/9/2025).

La Ode juga mengaku mencurigai adanya hubungan antara kabar pengapalan nikel oleh PT TMS dan munculnya nama Dasco beberapa hari setelah demonstrasi besar di daerah tersebut.

“Dugaan nama Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dan informasi ini hampir sama dengan informasi intelijen,” ungkapnya.

Hingga kini, isu dugaan keterlibatan Sufmi Dasco Ahmad dalam aktivitas tambang nikel ilegal di Sultra masih menjadi sorotan publik. Belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait selain bantahan langsung dari Dasco.