Perhatian publik semakin meningkat setelah profil Ginka muncul dalam jajaran Komisaris PT Pertamina Retail. Perusahaan tersebut merupakan anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang ritel energi, pengelolaan SPBU, serta pemasaran produk bahan bakar dan non-bahan bakar di berbagai wilayah Indonesia.
Pengangkatan Ginka juga memunculkan kembali pembahasan mengenai isu yang pernah menyeret namanya pada 2025. Dalam sejumlah pemberitaan, namanya disebut dalam laporan investigasi terkait dugaan mobilisasi massa pada sebuah aksi demonstrasi. Meski demikian, hingga kini belum terdapat putusan hukum yang menyatakan dirinya bersalah dalam perkara tersebut.
Di sisi lain, sejumlah kalangan menilai penunjukan figur muda tidak semestinya hanya dinilai dari faktor usia atau afiliasi politik semata. Kapasitas kepemimpinan, pendidikan, pengalaman organisasi, serta kinerja setelah menjabat dinilai menjadi aspek yang lebih relevan untuk mengukur kelayakan seseorang menduduki posisi strategis di perusahaan negara.





