Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberi sinyal akan melakukan evaluasi sekaligus merombak pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Sinyal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengungkap adanya implementasi program yang dinilai tidak lagi sesuai dengan rancangan awal pemerintah.
Purbaya mengatakan, Presiden menerima berbagai masukan mengenai pelaksanaan Kopdes Merah Putih di lapangan. Menurutnya, terdapat sejumlah pihak yang menjalankan program secara berlebihan atau di luar desain yang telah ditetapkan.
“Presiden akan melakukan perbaikan terhadap pelaksanaan program tersebut agar kembali sesuai dengan tujuan awal,” kata Purbaya dalam sebuah wawancara yang dikutip, Jumat (3/7).
Ia menjelaskan, konsep awal Kopdes Merah Putih dirancang untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi yang produktif dan berkelanjutan.
Namun, dalam pelaksanaannya muncul berbagai inisiatif yang disebut tidak pernah menjadi bagian dari arahan Presiden.
Karena itu, pemerintah berencana melakukan penyesuaian terhadap mekanisme pelaksanaan agar anggaran yang digelontorkan benar-benar efektif dan tepat sasaran. Purbaya menegaskan, evaluasi dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah menjaga tata kelola program tetap sesuai dengan tujuan pembangunan ekonomi desa.
Sebelumnya, program Kopdes Merah Putih menjadi salah satu program unggulan pemerintah untuk memperkuat perekonomian desa melalui pembentukan koperasi di berbagai wilayah Indonesia. Dalam perjalanannya, program tersebut juga mendapat berbagai sorotan publik terkait implementasi di lapangan.
Hingga kini, pemerintah belum merinci bentuk perubahan yang akan dilakukan. Namun, sinyal evaluasi tersebut menunjukkan pemerintah membuka ruang untuk melakukan penyempurnaan terhadap program strategis nasional apabila ditemukan pelaksanaan yang tidak sesuai dengan desain awal.





