Pamekasan — Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan mendorong Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan yang baru terpilih, Haji Faruk Ali, agar memiliki roadmap pembinaan atlet yang berkelanjutan serta komitmen terhadap pengembangan sport tourism di daerah.
H. Faruk Ali terpilih sebagai Ketua KONI Pamekasan dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) yang digelar di kantor KONI setempat, Kelurahan Barurambat Kota, Selasa (11/11/2025).
Dalam proses pemilihan tersebut, Faruk memperoleh 19 suara, unggul atas Abd Razak yang meraih 15 suara, sedangkan Abd Kholis tidak mendapatkan suara dari total 37 voter.
Ketua SIWO PWI Pamekasan, Zainol Atikurrahman, mengatakan bahwa sosok pemimpin KONI ke depan harus memiliki kepedulian besar terhadap pembinaan atlet secara berjenjang dan terencana, bukan hanya pada kegiatan seremonial atau kompetisi jangka pendek.
“Output utama adalah roadmap pembinaan yang jelas, serta satu pemahaman dengan kami terkait Pamekasan Sport Tourism Hub (PSTH),” ujar Zainol, yang akrab disapa Nunuk, Selasa (11/11/2025).
Ia menegaskan, pembinaan atlet harus berbasis data dan sistem. Dengan adanya bank data atlet, hasil pembinaan akan lebih terpantau dan tidak mudah diambil atau diklaim oleh daerah lain.
Selain mendorong pembinaan atlet, SIWO PWI Pamekasan juga tengah mengawal terwujudnya Pamekasan Sport Tourism Hub (PSTH). Program ini untuk menjadi wadah konektivitas antara olahraga dan pariwisata, yang dapat menggerakkan ekonomi lokal melalui event-event olahraga.
Zainol menambahkan, pengembangan olahraga tidak bisa berjalan tanpa dasar hukum yang kuat. Karena itu, SIWO turut mendorong percepatan pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Keolahragaan yang menjadi turunan dari Undang-Undang Keolahragaan serta selaras dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur tentang Penyelenggaraan Olahraga.
Dengan terpilihnya H. Faruk Ali sebagai Ketua KONI Pamekasan, SIWO berharap arah pembinaan olahraga di Pamekasan semakin terukur dan berorientasi pada prestasi serta penguatan citra daerah sebagai destinasi sport tourism di Madura.
“Serta, satu sepemahaman dengan kami terkait PSTH, dan diperkuat dengan adanya dorongan terhadap terbitnya Raperda Keolahragaan,” pungkasnya.





