Pamekasan– Seorang warga Kecamatan Pakong, Pamekasan, NA (30), mengeluhkan layanan J&T Express setelah menerima paket COD yang tidak pernah dipesannya.
Paket tersebut tiba di rumahnya pada 29 September 2025 dan dibayarkan oleh ibu NA sebesar Rp108 ribu.
NA mengaku kaget karena paket dikirim tanpa pemberitahuan sebelumnya.
“Kenapa kurir tidak menelepon saya? Biasanya kurir selalu menghubungi saya sebelum antar paket. Ini langsung diantar ke rumah,” kata NA.
Paket yang diterima ibu NA tercatat atas nama **N**l A**h** dengan nomor penerima 085******45, yang berbeda dari nomor NA.
“Nama penerima tidak jelas, nomor juga bukan milik saya. Tapi tetap dikirim ke alamat saya,” jelasnya.
NA mengatakan paket tersebut masih belum dibuka hingga saat ini. Ia juga tidak mengetahui siapa pengirim atau toko yang mengirim paket.
“Saya ingin penjelasan, kenapa paket diantar tanpa konfirmasi dan dibayar oleh ibu saya,” ujarnya.
Merespons keluhan itu, Supervisor J&T Express Pamekasan, Wahid Ahmadi, menyatakan paket COD yang sudah ditandatangani penerima dianggap sah dan tidak dapat dikembalikan.
“Untuk solusi, bisa hubungi nomor pengirim yang tercantum atau tanyakan langsung ke J&T Cabang Pakong. Namun, biasanya nomor pengirim tidak aktif,” jelas Ahmadi, 29 September 2025.
Ahmadi menambahkan, J&T hanya memfasilitasi pengembalian jika ada kesepakatan dengan penjual.
“Kalau ada kesepakatan return dengan seller, bisa dilakukan lewat kami,” pungkasnya.





